Klaten, 19 Februari 2025 – Dompet Sejuta Harapan (DSH) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat kurang mampu melalui program ekonomi produktif. Salah satu inisiatif terbaru adalah Angkringan Harapan, sebuah program yang memberikan kesempatan kepada 10 penerima manfaat untuk mandiri secara ekonomi melalui usaha angkringan. Program ini diluncurkan di Pondok Al Amin DSH, Belangwetan, dan melibatkan berbagai pihak dalam kolaborasi strategis.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Yayasan Baitulmaal BRILiaN (YBM BRILiaN) sebagai mitra kolaborasi utama, Forum Zakat (FOZ), Dinas Sosial Kabupaten Klaten, Kementerian Agama, Baznas Kabupaten Klaten, MUI Kabupaten Klaten, serta Kepala KUA Klaten Utara. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua Yayasan Dompet Sejuta Harapan, Bapak Janu Kurniawan, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya jamaah Majelis Taklim Al Misbah, yang awalnya berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami melihat banyak dari mereka yang datang ke kantor DSH untuk meminta bantuan. Dari situ, kami membina mereka melalui majelis taklim, memberikan pelatihan usaha, hingga akhirnya meluncurkan program Angkringan Harapan ini,” ungkapnya.
Dalam program ini, DSH berperan aktif dalam memberikan pembinaan serta pendampingan kepada para penerima manfaat. Sementara itu, YBM BRILiaN sebagai mitra kolaborasi turut berkontribusi dengan memberikan bantuan gerobak dan modal usaha kepada 10 calon pedagang angkringan.
Perwakilan dari YBM BRILiaN menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari karyawan Muslim BRI.
“Kami berharap program ini dapat membawa manfaat besar bagi penerima, tidak hanya dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga dalam pengembangan usaha mereka agar bisa mandiri dan sukses,” ujar perwakilan YBM BRILiaN.
Dukungan juga datang dari Dinas Sosial Kabupaten Klaten. Bapak Ir. Hari Suroso, Mphr, yang mewakili instansi tersebut, mengapresiasi langkah DSH dan mitra lainnya dalam menciptakan solusi ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.
“Program ini luar biasa. Tidak hanya memberikan kail, tetapi juga bimbingan dan pendampingan agar para penerima manfaat bisa benar-benar mandiri,” katanya.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Wiji, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kesempatan ini.
“Saya sangat senang sekali. Alhamdulillah, setelah pelatihan angkringan bersama DSH, hari ini saya mendapatkan gerobak angkringan dan bisa langsung berjualan. Terima kasih banyak kepada YBM BRILiaN, FOZ, dan DSH atas bantuannya,” ungkapnya.
Dengan adanya program Angkringan Harapan, DSH berharap dapat terus berkontribusi dalam memberdayakan masyarakat dan menciptakan peluang usaha bagi mereka yang membutuhkan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dengan sinergi yang baik, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.


