Musim kemarau berkepanjangan kembali memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah lereng Gunung Merapi. Selama kurang lebih dua bulan terakhir, warga di Dukuh Tegal Mulyo, Desa Tegal Mulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, harus berjuang menghadapi krisis air bersih.
Merespons kondisi tersebut, lembaga filantropi Dompet Sejuta Harapan (DSH) Kabupaten Klaten bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih pada Rabu (12/8/2026) sore.
Aksi tanggap darurat yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB ini melibatkan 4 orang relawan DSH. Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) di Dukuh Tegal Mulyo menerima manfaat langsung dari distribusi air bersih tersebut.
Selama kekeringan melanda, keterbatasan akses air bersih memaksa warga untuk membeli air secara mandiri demi memenuhi kebutuhan harian. Hal ini tentu menjadi beban finansial tambahan, di mana warga terpaksa mengalokasikan dana ekstra yang sejatinya bisa digunakan untuk kebutuhan pokok lainnya.
Program Droping Air Bersih ini hadir sebagai upaya DSH Klaten untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terhadap air bersih tetap terpenuhi.
Perwakilan tim relawan DSH Klaten menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana kekeringan di musim kemarau.
“Alhamdulillah, penyaluran air bersih di Desa Tegal Mulyo dapat berjalan dengan lancar. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan meringankan kesulitan warga. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan dan semua pihak yang telah menjadi perantara kebaikan ini,” ujarnya.
DSH Kabupaten Klaten juga membuka kesempatan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat serta stakeholder untuk peduli dan saling bergandengan tangan. Dukungan dan kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar aksi penanganan kekeringan ini dapat terus menjangkau wilayah-wilayah lain di Kabupaten Klaten yang membutuhkan bantuan serupa.



