fbpx

Hidup Optimis!!

optimisSatu dari sekian kecakapan hidup yang harus dimiliki diantaranya adalah hidup optimis, adalah sebuah kondisi dimana diri kita memiliki keyakinan yang tinggi terhadap hasil-hasil yang didapat, yang selanjutnya mempengaruhi cara berpikir, cara kita merasa dan cara kita bertindak.

Seseorang yang mengatakan dirinya optimis belum tentu dirinya betul-betul optimis jika tidak diikuti oleh tindakan dan perasaan yang sama terhadap apa yang dikatakannya. Jika seseorang berpikir bahwa dirinya tidak merasa nyaman dengan apa yang dipikirkannya, itu juga sebuah tanda bahwa dirinya sedang berada dalam kondisi yang belum optimis terhadap rencananya, begitu pula ketika seseorang memiliki sebuah rencana tetapi dia mengimajinasikan kegagalan yang kelak akan didapatinya.

Pendeknya optimis adalah suatu kondisi imajinasi dan perasaan positif terhadap rencana dan diikuti oleh tindakan yang tepat yang sesuai dengan apa yang dipikirkan dan dirasakannya, maka itulah optimis yang sebenarnya, semuanya bersinergi.

Kata optimis berasal dari kata optimum, lebih dari sekedar maksimal melainkan berada pada kondisi performa terbaik dari pikiran perasaan dan tindakan, karenanya tidaklah salah jika optimis adalah kecakapan hidup yang harus menjadi modal bagi setiap keberhasilan hidup.

Bagaimana caranya agar kita bisa hidup optimis? Tentu saja optimisme dalam hidup bukanlah dianugrahkan melainkan dilatih dan direncanakan, hidup optimis adalah sebuah kesengajaan antara pikiran, perasaan dan tindakan.

Hal pertama yang yang harus dimiliki tentu saja adalah sebuah tujuan, atau mimpi, yaitu imajinasi positif dari apa yang kita inginkan, artinya Kita memiliki tujuan hidup yang ingin diwujudkan apapun itu, tentu saja tujuan yang diimajinasikan adalah sebuah tujuan hidup yang memiliki nilai emosi yang tinggi, yang harus diwujudkan oleh diri kita dalam jangka waktu tertentu, dengan kadar jumlah dan kualitas tertentu dan semuanya terekam jelas dalam benak kita. Kuncinya adalah Apa, kapan, dimana, berapa banyak.

Tahap kedua adalah diyakini dengan hati, meyakini bahwa proses yang akan Anda lalui adalah sebuah proses yang mudah dan dimudahkan. Mudah berarti proses yang dilalui pasti mampu kita lewati, sedangkan dimudahkan adalah bahwa Allah dan lingkungan akan memberikan jalan untuk sampai kepada apa yang dituju atau diimpikan. Pendeknya Yakin kepada diri sendiri, yakin kepada orang lain dan yakin kepada Allah.

Yakin kepada Allah adalah dengan menyadari bahwa Dia akan memberikan yang terbaik bagi diri kita, kita juga meyakini bahwa Dia tidak akan mendzimi makhlukNya, Yakin bahwa dia juga akan memberikan imbalan yang lebih besar atas setiap ikhtiar hambanya dan tidak akan mendzoliminya.

Yakin kepada Allah berarti pula bahwa Dia menolong kita atas setiap kesulitan dengan caranya, termasuk ketika Dia menambah beban kesulitan itu, Yakini pula bahwa Dia sedang meningkatkan kebahagiaan dengan menunda kesuskesan kita, memundurkannya beberasa saat, agar pada masanya kelak kebahagiaan hasil akan dirasa dengan nikmat yang berlipat.

Pendeknya, yakin kepada Allah adalah dengan senantiasa mengatakan “Inallaha maa Ana”, Allah bersamaku, selalu bersikap positif kepada Allah. Dengan demikian maka tidak akan didapati perasaan berat untuk melangkah, karena di hadapanNya semuanya adalah mudah.

Yakin yang kedua adalah dengan Yakin kepada diri sendiri, Yakin atas kemampuan yakin atas potensi diri, yakin bahwa saya bisa. Diri kita menyimpan banyak potensi yang jika dimanfaatkan niscara poteni itu nyaris tanpa batas.

Dengan Fokus kepada setiap keunggulan dan perbaiki setiap kekurangan, maka bisa dipastikan kita bisa melakukan optimasi atas potensi-potensi tersebut, dan ketika diri kita tetap berusaha untuk dinamis menuju kualitas diri terbaik dengan belajar, maka secara nyata setiap kekurangan akan semakin terabaikan dan hilang dengan sendiirnya.

Pilih saja tindakan-tindakan yang tepat dan berkualitas, sembari menghindari aktivitas tanpa produktivitas, berpikir dengan cerdas tanpa batas, ketika itu terjadi kita akan melihat bahwa begitu luarbiasanya seobuah mahluk bernama manusia itu, dialah diri kita, mahluk ciptaanNya yang paling sempurna. Pendeknya adalah menyadari sepenuhnya bahwa diri kita penuh dengan potensi & bakat untuk dikembangkan, untuk bidang apapun.

Yakin yang ke tiga adalah dengan meyakini setiap orang-orang yang disekitar kita, bahwa semuanya mendukung langkah dan rencana kita. Kita Meyakini bahwa takaran Bensin yang dituang oleh petugas , kita juga yakin dengan pengendara mobil di depan kita tidak akan mencelakakan kita, Kita juga yakin kepada penjual makanan bahwa mereka tdk akan meracuni kita, yakin kepada pembuat jembatan yang dibuatnya kokoh, Bukankah semua orang di sekitar kita hadir untuk mendukung hidup dan rencana kita? bahkan mrk yg menentang Anda sekalipun?

Jikalau ada tantangan dan hambatan, yakini bahwa penenentang dan penghambat kita siapapun dia justru akan menguatkan bahu dan mewarnai perjalana sukses kita kelak, Rival dan pesaing kita, merekalah para motivator dan mastermind setiap perjalanan sukses kita, dengannya kita belajar banyak hal tentang arti sebuah kompetisi dan perlombaan, bahkan tentang sinergi! Setiap orang disekitar adalah orang terbaik yang dengan langsung atau tidak telah dan akan mengantarkan kita kepada sukses!

Dengan memiliki mimpi yang besar, diiringi dengan ketiga keyakinan diatas, maka cukup bagi diri kita untuk melanjutkan kepada langkah optimis yang ketika yaitu, dengan memiliki tindakan yang tepat, dengan cara yang tepat, dengan perilaku dan sikap yang tepat ! Hasilnya? Sukses menjadi milik kita, kucinya? Milikilah Hidup Optimis !!! Salam Funtastic !!! (Kang Ryan)

Tinggalkan Komentar

SUDAH SEDEKAH HARI INI?

Jadikan sedekahmu ibadah jariyahmu.